on
Trik Jitu
- Get link
- X
- Other Apps
Selama
beberapa dekade, Tiongkok dikenal sebagai negara dengan kemampuan produksi
massal dan kecepatan replikasi teknologi yang sangat tinggi. Banyak produk
populer dunia memiliki versi tiruan “shanzhai” yang harganya jauh lebih murah.
Meski banyak tiruan ini sukses secara komersial di pasar domestik, tidak
semuanya berhasil mencapai standar kualitas, performa, maupun keandalan seperti
produk aslinya.
Berikut
beberapa contoh teknologi yang umumnya dianggap gagal direplikasi dengan
baik di Tiongkok.
1. Mesin Pesawat Jet Kelas Tinggi
Industri
aviasi adalah salah satu area paling sulit untuk ditiru. Mesin jet modern
membutuhkan puluhan tahun riset, material khusus, dan teknik manufaktur
ultra-presisi.
Tiongkok
berulang kali mencoba membuat mesin jet setara buatan Barat (misalnya
Rolls-Royce atau GE) untuk pesawat tempur maupun komersial. Sayangnya, banyak
laporan menunjukkan:
Hasilnya,
beberapa pesawat buatan Tiongkok tetap bergantung pada mesin impor lebih lama
dari yang direncanakan.
2. Mobil Mewah: Tiruan Desain Tanpa Kualitas Setara
Banyak mobil
Tiongkok pada 2000–2015 dikenal mirip dengan merek-merek Eropa, seperti:
Meski
desainnya “terinspirasi”, konsumen global menilai:
Akibatnya,
mobil-mobil tiruan ini gagal menembus pasar Eropa dan Amerika.
3. Smartphone Premium Kelas Atas (Era Awal Android)
Sebelum
merek-merek besar Tiongkok seperti Huawei, Oppo, dan Xiaomi naik ke puncak
inovasi, banyak produsen kecil mencoba meniru iPhone dan Samsung seri flagship.
Masalah
umum yang membuat tiruan gagal:
Banyak
merek “super murah” ini pun hilang dari pasar dalam beberapa tahun.
4. Konsol Game dan Platform Ekosistem Gaming
Tiongkok
beberapa kali mencoba menciptakan tiruan konsol seperti PlayStation atau
Nintendo. Namun upaya tersebut sering gagal karena:
Hal ini
menyebabkan konsol tiruan hanya populer sebentar sebagai produk murah, bukan
sebagai platform gaming jangka panjang.
5. Sistem Operasi Komputer Sekelas Windows atau
macOS
Meskipun
Tiongkok mencoba membuat OS nasional, berbagai upaya mengalami hambatan:
Mayoritas
pengguna dan instansi tetap mengandalkan Windows karena alasan kompatibilitas
dan keandalan.
6. Robot Industri Canggih
Meski
Tiongkok adalah pasar terbesar robot industri, banyak robot buatan lokal
dinilai:
Replika
hardware-nya terlihat mirip, tetapi software, sensor, dan kontrol
presisinya sulit ditiru secara akurat.
Kesimpulan
Tiongkok
memang dikenal mahir meniru dan mengadaptasi teknologi asing, terutama di era
1990–2010. Namun tidak semua teknologi bisa direplikasi dengan mudah.
Produk-produk yang melibatkan:
biasanya
sangat sulit untuk ditiru secara sempurna.
Menariknya,
sejak 2015 ke atas, banyak perusahaan Tiongkok berhenti sekadar meniru dan
mulai muncul sebagai inovator di bidang:
Namun
kisah kegagalan tiruan di masa lalu tetap menjadi pelajaran penting: meniru
mudah, menyamai kualitas jauh lebih sulit.
Comments
Post a Comment